Polusi Delhi: Gambar NASA Menggambarkan ‘Sungai Asap’ Meliputi Kota, Sebagian Disebabkan oleh Pembakaran Tunggul
Others

Polusi Delhi: Gambar NASA Menggambarkan ‘Sungai Asap’ Meliputi Kota, Sebagian Disebabkan oleh Pembakaran Tunggul

Polusi udara di wilayah Delhi-NCR telah menjadi masalah yang mengkhawatirkan selama bertahun-tahun. Tingkat polusi meningkat drastis selama musim dingin, menutupi kota dengan kabut asap tebal. Dalam temuan baru NASA, penyebab masalah ini telah diidentifikasi. Foto-foto yang di-tweet oleh The Weather Channel India menunjukkan bahwa aktivitas pembakaran jerami di negara bagian tetangga sebagian menyebabkan polusi melonjak di wilayah ini. Gambar satelit yang diambil oleh NASA menggambarkan gumpalan jerami yang memancar dari negara bagian ini menuju Delhi-NCR. Keterangan foto berbunyi, “Setiap musim dingin, polusi Delhi melonjak drastis, sebagian karena aktivitas pembakaran jerami di negara bagian tetangga. Sekarang, NASA telah menangkap gambar satelit yang menggambarkan gumpalan jerami yang memancar ke arah Delhi.”

Weather Channel India telah menjelaskan proses pembakaran jerami. Petani biasanya membakar sisa tanaman mereka untuk mempersiapkan ladang untuk musim berikutnya. Tweet itu berbunyi, “Kegiatan tahunan ini mengarah pada eksaserbasi polusi musiman yang berulang.”

Gambar yang diambil oleh NASA menggambarkan “sungai asap” yang muncul dari sisa tanaman yang dibakar di Punjab dan Haryana. Ini membentang menuju Delhi.

Seringkali, lonjakan polusi udara juga dikaitkan dengan arus udara yang lebih sedikit selama musim ini. Namun, musim hujan tahun ini membantu mengendalikan peningkatan tingkat polusi pada awal November. Tapi polusi melonjak setelahnya. NASA telah mengidentifikasi lebih dari 74.000 titik api di Punjab hingga 16 November.

Pawan Gupta, seorang ilmuwan USRA di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Marshall NASA, berbicara tentang tingkat polusi pada 11 November. Dia berkata, “Perkiraan konservatif adalah bahwa setidaknya 22 juta orang terkena dampak asap pada satu hari ini.”

Proses pembakaran jerami meningkat selama musim dingin dan karenanya menambah polusi.

Utas tweet menjelaskan bahwa penurunan suhu dan kurangnya angin selama bulan-bulan musim dingin menyebabkan polutan udara tetap terperangkap di atmosfer untuk waktu yang lebih lama. Pada akhirnya, itu mengarah pada berbagai bahaya kesehatan.

Polusi Delhi telah menjadi masalah yang mengkhawatirkan tahun ini juga.



Posted By : hongkong prize